Loyalitas Dan Integritas

Loyalitas adalah kesetiaan pada prinsip-prinsip yang dianut (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Thunggal Ikha dalam hal kehidupan berbangsa dan bernegara) bukan orang yang manut dengan kehidupan yang tidak sesuai dengan prinsipnya ini pemahaman yang salah kaprah. Loyalitas itu mengindahkan etika dan atau estetika sebagai amanah, tolong bedakan pembantu presiden ( Menteri Negara/ada yang bergelar professor) dengan pembantu rumah tangga ( jongos / kalau ada professor pesong namanya) kira-kira begitu jauhnya perbedaan kesetiaan pada prinsip yang dianut dengan orang yang hanya manut sahaja. Sedangkan integritas adalah sikap jujur, konsisten, komitmen, berani, dan dapat dipercaya yang muncul dari kesadaran diri terdalam bersumber dari suara hati, tidak menipu dan tidak berbohong. Integritas tidak membutuhkan tepuk tangan orang lain, tidak terpengaruh dengan riuh rendahnya gemuruh sorak-sorai. Integritas tidak pamrih dan senantiasa berpegang teguh pada sebuah prinsip kokoh, yang diinginkan hanyalah tepukan halus di pundak dari malaikat pencatat amal utusan Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa. Integritas tidak  mengharapkan ucapan terima kasih, ia hanya bersahabat dengan suara hati, suara Tuhan, pun hanya mengharapkan cacatan kecil dari malaikat yang berada pada bahu kanannya. Sebagaimana Firman Allah SWT:

“ Setiap kata yang ia ucapkan, tentulah disampingnya ada penjaga yang siap (mencatat) “. [QS Qaat : 18]

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Follow me on Twitter

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.145 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: