Lahirnya Ekonomi Institusional Menunjukkan Jiwa Sosial Para Pegiat Ilmu Ekonomi Dengan Kontrol Sebagai Simpul.

Ekonomi institusional (institutional economics) merupakan studi tentang sistem-sistem  sosial yang membatasi penggunaan serta pertukaran sumber daya langka, upaya-upaya untuk menjelaskan munculnya berbagai bentuk pengaturan institusional yang masing-masing mengandung konsekuensi tersendiri terhadap kinerja ekonomi (Eggertsson, 2000: 501).

Lahirnya ilmu ekonomi institusional ini bertolak dari asumsi-asumsi:

1.  Kontrol yang lemah akan  mendorong pemborosan serta pemanfaatan sumber daya secara semberono.

2.  Kontrol yang tertib akan menurunkan niat curang serta memperkecil biaya transaksi yang selanjutnya memacu spesialisasi produksi dan investasi jangka panjang.

3.  Pemilahan kontrol sosial mempengaruhi distribusi kekayaan.

4.  Kontrol organisaional mempengaruhi pilihan organisasi ekonomi.

5.  Kontrol bisa secara langsung mengatur pemakaian sumber daya ke sektor-sektor yang dianggap paling tepat.

6.  Struktur kontrol mempengaruhi pengembangan jangka panjang sistem ekonomi karena struktur itu mempengaruhi nilai relatif investasi serta jenis-jenis proyek yang akan diutamakan (Eggertsson, 2000: 501).

Ditinjau dari usianya, ilmu ekonomi institusional tersebut relatif baru, karena secara formal baru berdiri sejak tahun 1980, kendati perintisannya jauh dilakukan pada masa-masa sebelumnya. Coase dalam  The Nature of the Firm  (1937), dan The Problem of Social Cost (1960), tentang biaya transaksi;  Alchian dalam  Some economics of property (1961) tentang hak cipta. Pada tahun 1980-an inilah upaya-upaya pengembangan teori ekonomi umum yang baku tentang institusi memperoleh momentumnya. Penyempurnaan-penyempurnaan pendekatan standar dalam ilmu ekonomi  telah berhasil dilakukan, bersamaan dengan munculnya ekonomi neo-institusdional yang mencakup berbagai hal penting yang semula tidak termasuk dalam pendekatan konvensioanl. Beberapa modifikasi tersebut telah diterima  sebagai bagian dari aliran utama ilmu ekonomi serta cabang-cabangnya seperti studi organisasi industri seperti yang ditulis Milgram dan Roberts, 1992. Dsb.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: